DAY 16 KKN KELOMPOK 20
Malam Perpisahan Yang Penuh Kenangan
📍Dsn Senggrong, Ds Kangkung, Kec Mranggen, Kab Demak | Rabu, 13 Agustus 2025
Hari yang terasa berbeda seperti biasanya. Ada semangat, ada tawa, tapi juga terselip rasa haru. Rasanya baru kemarin kami datang dengan semangat penuh, tapi kini sudah waktunya berpamitan.
Sore menjelang, kami sibuk belanja bersama. Bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk menyiapkan kenang-kenangan bagi Kepala Dusun dan RW. Meski sederhana, kami ingin meninggalkan sesuatu yang bisa jadi pengingat bahwa kami pernah singgah di Dusun Senggrong.
Malam harinya, langkah kami terarah menuju rumah Ibu Kepala Dusun. Sowan pamitan berlangsung hangat. Senyum beliau, nasihatnya, dan doa yang tulus membuat hati kami semakin berat untuk berpisah. Setelah dari sana, kami juga berpamitan ke rumah Bapak RW 03 dan RW 04. Setiap rumah yang kami datangi, suasananya selalu penuh keakraban, seolah-olah kami sudah menjadi bagian dari keluarga besar di dusun ini.
Tapi yang paling membekas adalah malam kebersamaan terakhir. Kami duduk melingkar, bercanda, makan malam bersama, berfoto, hingga BBQ-an dengan Ibu Kepala Dusun. Tawa bercampur haru, karena semua tahu besok kami tak lagi berkegiatan di sini. Malam terakhir KKN di Dusun Senggrong menjadi salah satu momen yang tak akan pernah terlupakan.
Di balik canda dan tawa itu, terselip rasa haru. Besok sudah tidak ada lagi rutinitas bangun pagi untuk program kerja, tidak ada lagi rapat kelompok di posko, dan tidak ada lagi jalan bersama menyusuri Dusun Senggrong. Obrolan kami berubah menjadi saling berbagi pengalaman, apa yang paling berkesan selama KKN, hingga candaan kecil tentang momen-momen lucu yang hanya kami alami bersama. Semua seakan menjadi cara untuk memperlambat waktu, agar malam itu tak cepat berlalu.
Saat foto bersama diambil, hati kami terasa hangat sekaligus berat. Senyum yang merekah di wajah menyimpan arti lebih dalam: kebersamaan ini terlalu indah untuk segera diakhiri. Malam itu ditutup dengan doa sederhana agar persahabatan tetap terjaga, agar ilmu dan pengalaman bisa menjadi bekal, dan agar Dusun Senggrong selalu diberkahi.
Malam terakhir KKN bukan sekadar perpisahan, melainkan sebuah pengingat: bahwa kebersamaan, kekeluargaan, dan tawa yang tercipta akan selalu tinggal dalam kenangan.
Komentar
Posting Komentar